Dua sekolah di Kota Mojokerto yaitu SMAN 1 dan SDN Wates 2 berhasil
mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional 2012 dari
Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
yang diserahkan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di
Jakarta. Hal ini secara simbolis disampaikan oleh kedua Kepala Sekolah
tersebut di ruang kerja Walikota, Kamis (7/6).
Walikota Abdul Gani Soehartono mengaku bangga dengan diterimanya
penghargaan ini dan berharap bisa dipertahankan serta bisa menjadi
motivasi bagi sekolah lain.
Sementara itu Suhariyono, S.Pd Kepala SMA Negeri 1 menyatakan dalam
Adiwiyata ini anak-anak, guru, karyawan termasuk kepala sekolah
membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta budaya
mencintai lingkungan sekolah. Pada prinsipnya dengan lingkungan yang
bersih, indah dan nyaman maka proses belajar mengajar juga akan
menjadi nyaman dan lancar yang pada akhirnya dapat meningkatkan
kwalitas pembelajaran di sekolah. Hal itu semua menjadi tanggungjawab
bersama. Terlebih lagi ditunjang dengan dengan moto sekolah “ senyum,
salam, sapa, sopan dan santun. Lahan sekolah yang cukup luas,
ditunjang dengan jumlah siswa 1.000 lebih dan Guru serta karyawan
sedikitnya 80 personil demikian juga dengan partisipasi masyarakat
sekitar dan komite sekolah maka sangat mendukung harapan itu dapat
terwujud.
Hal ini terbukti dari hasil karya anak didik dalam memanfaatkan barang
limbah seperti limbah kertas, CPU komputer, daun enceng gondok yang
diolah sedemikian rupa dengan prinsip 3 R yaitu Reduse, Reuse dan
Recycle sehinga menghasilkan karya yang unik dan menarik serta layak
jual. Produk lain adalah pembuatan pupuk organik dari hasil pengolahan
sampah dan masih banyak lagi karya lainnya sedikitnya ada 20 macam
produk yang tersedia di ruang pameran sekolah. (Rr)
Kamis, 07 Juni 2012
SMAN 1 dan SDN Wates 2 Sekolah Adiwiyata Nasional
Dua sekolah di Kota Mojokerto yaitu SMAN 1 dan SDN Wates 2 berhasil
mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional 2012 dari
Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
yang diserahkan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di
Jakarta. Hal ini secara simbolis disampaikan oleh kedua Kepala Sekolah
tersebut di ruang kerja Walikota, Kamis (7/6).
Walikota Abdul Gani Soehartono mengaku bangga dengan diterimanya
penghargaan ini dan berharap bisa dipertahankan serta bisa menjadi
motivasi bagi sekolah lain.
Sementara itu Suhariyono, S.Pd Kepala SMA Negeri 1 menyatakan dalam
Adiwiyata ini anak-anak, guru, karyawan termasuk kepala sekolah
membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta budaya
mencintai lingkungan sekolah. Pada prinsipnya dengan lingkungan yang
bersih, indah dan nyaman maka proses belajar mengajar juga akan
menjadi nyaman dan lancar yang pada akhirnya dapat meningkatkan
kwalitas pembelajaran di sekolah. Hal itu semua menjadi tanggungjawab
bersama. Terlebih lagi ditunjang dengan dengan moto sekolah “ senyum,
salam, sapa, sopan dan santun. Lahan sekolah yang cukup luas,
ditunjang dengan jumlah siswa 1.000 lebih dan Guru serta karyawan
sedikitnya 80 personil demikian juga dengan partisipasi masyarakat
sekitar dan komite sekolah maka sangat mendukung harapan itu dapat
terwujud.
Hal ini terbukti dari hasil karya anak didik dalam memanfaatkan barang
limbah seperti limbah kertas, CPU komputer, daun enceng gondok yang
diolah sedemikian rupa dengan prinsip 3 R yaitu Reduse, Reuse dan
Recycle sehinga menghasilkan karya yang unik dan menarik serta layak
jual. Produk lain adalah pembuatan pupuk organik dari hasil pengolahan
sampah dan masih banyak lagi karya lainnya sedikitnya ada 20 macam
produk yang tersedia di ruang pameran sekolah. (Rr)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar